Basic Input Output System

Basic Input Output System

BIOS (Basic Input Output Syste)  merupakan software yang memanage hardware dan mengijinkan sistem operasi berkomunikasi dengan berbagai komponen. BIOS mengijinkan anda untuk mengontrol setting pada hardware komputer, untuk memboot mesin ketika anda menyalakan komputer atau menekan tombol reset, dan berbagai fungsi lainnya. BIOS biasanya diartikan sebagai sistem BIOS, tapi beberapa komponen seperti VGA, hard drives memiliki BIOS sendiri.

Software BIOS terletak pada IC ROM yang pada motherboard dikenal sebagai Complementary Metal Oxide Semiconductor(CMOS). Orang biasanya mengatakan BIOS setup utility sebagai CMOS, namun CMOS adalah nama lokasi fisik dimana setting BIOS berada.

Proses oleh BIOS, pertama, melakukan Power On Self Tests (POST). Ini dilakukan untuk menginisialisasi bahwa sistem beroperasi dengan benar dan akan menampilkan pesan kesalahan atau bunyi kode beeps yang tergantung pada pembuat BIOS. Kedua, inisialisasi dimana BIOS mencari kartu video. Pada umumnya, mencari kartu video yang terletak pada program BIOS dan menjalakannya. BIOS kemudian mencari peralatan ROM lainnya yang memiliki BIOS dan menjalankannya.

Ketiga, inisialisasi untuk proses booting. BIOS mencari informasi boot yang terletak pada file master boot record (MBR) pada sektor pertama di harddisk. Pada saat mencari floppy disk, mencari alamat yang sama pada floppy disk untuk sektor volume boot. Ketika boot record telah ditemukan, sistem operasi diload.

~ oleh zenziko pada Februari 27, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: