Google Jadi Sistem Operasi

Google Jadi Sistem Operasi?

Apakah Google telah membuat “sistem operasi baru”? Belum jelas benar memang, tetapi boleh dikata langkah Google selama ini patut diakui akan memperkukuh posisi perusahaan mesin pencari raksasa ini di dunia Web.

Minggu-minggu belakangan ini, Google telah menunjukkan kepada kita semua bahwa inilah dunia Google, dimana kita tengah tinggal di dalamnya. Raksasa mesin pencari ini telah merilis versi baru Google Desktop yang mulai mengaktifkan firestorm secara langsung, keluar dari privasi data. Ini merupakan target dari sebagian besar presentasi produk baru pada ajang DEMO 2006.

Ada nukilan kisah dimana Reuters news service mengutip analis Gartner, Allen Weiner, atas komentarnya tentang Google Desktop versi baru “. . . tengah memulai untuk mendata jumlah sistem operasi baru, walaupun Google tidak pernah menggambarkan seperti yang diungkap Weiner. Tak pelak, Google akan menjadi pesaing Microsoft dalam menawarkan level serupa dari fleksibilitas dan kekuatan, baik bagi para konsumer maupun pembuat konten.”

Reaksi pertama Anda mungkin serupa dengan saya: “Tunggu sebentar, tidakkah orang ini mengerti apa itu sistem operasi?” Namun beberapa detik berikutnya, kita berpikir bahwa mungkin orang tersebut benar. Kita semua tengah memulai untuk hidup di Planet Google, dimana pada tahun-tahun lalu kita terbiasa tinggal di Planet Microsoft.

Slogan lawas Sun jelas tepat. “The network is the computer.” Microsoft, dengan sistem operasi dan software aplikasinya, telah menjelma menjadi penjaga gerbang nilai komputer secara individual, sehingga menciptakan revolusi produktif – word processing, spreadsheets, databases, presentations. Namun, networking komputer kita telah mengadopsi banyak tahapan untuk sampai ke jenjang Internet, mesin pencarian, electronic mail dan instant messaging. Pada wilayah inilah, Google telah menjadikan dirinya sebagai penjaga gerbang nilai tersebut. Pencarian, indexing, pengiriman melalui PC, API untuk memprogram, bahkan sistem operasi Internet, tak ketinggalan digarap oleh Google.

Google dari waktu ke waktu selalu menyajikan hal yang baru. Mulai dari Google Earth, sebuah kerja sama dengan NASA, software Google Pack, voice over IP sampai dengan pemindaian buku di dunia. Jika menyorot pendapatan yang dihasilkan, bisnis perusahaan ini berasal dari 3 lini. 56% dari iklan online yang nampil di situsnya, 43% dari situs lainnya, sebagian lain berasal dari majalah di mana Google menempatkan iklannya untuk pendapatan berupa saham, dan 1% dari pendapatan lainnya. Ketergantungannya pada iklan online, merupakan salah satu alasan Google mengeluarkan biaya sebesar USD1 miliar-5% dari America Online-untuk melindungi pendapatan dari bidang iklan yang digeneralisasikan mitra AOL untuk Google, dan mempertahankannya supaya tidak beranjak ke Microsoft.

Google pun bereksperimen dengan edisi cetak, menempatkan iklan untuk pelanggan melalui uji coba terbatas dalam PC Magazine, Maximum PC, Budget Living, dan Chicago Sun-Times. Keuntungan dari kerja sama ini mungkin dapat mengakses mitra tenaga penjualan iklan lokal.

Tak ketinggalan, Google tengah memfokuskan dirinya pada bidang Internet, radio, dan media cetak. Deskripsi tentang visi perusahaan -menyajikan sesuatu yang “dapat diperhitungkan, efisiensi, relevansi, dan skala untuk para pengiklan”-ternyata tidak hanya sebatas itu. Dengan kebijakan Google semacam itu, mulai dijalankan rencana penjualan konten video seperti program CBS TV dan pertandingan bola basket profesional, yang ini semua tentu saja tentang usaha perusahaan ini beralih ke iklan dalam bentuk video.

Google telah memiliki software untuk client dalam beberapa tahun lalu, dimulai dengan Google Toolbar di tahun 2000. Internet telah menjadi platform untuk mendistribusikan sebuah software, dan Bill Gates tengah mengubah strategi Microsoft untuk membuat kumpulan aplikasi yang dinamai Office Live, Internet-dan iklan Internet-yang lebih bersahabat.

Google Pack sejatinya ditawarkan untuk menjawab kebutuhan akan aplikasi yang tidak ala kadarnya, yang berisi software Google, termasuk Desktop Search dan Google Talk instant-messaging client, ditambah Norton AntiVirus, Ad-Aware anti-spyware, browser FireFox, dan Adobe reader. Google juga menyediakan software tidak bertindak sekadar informasi, dimana Google Pack menjadi alur akses ke desktop semua orang.

Kendati saya telah memiliki banyak informasi tentang kiprah Google selama ini, namun saya lebih baik menahan diri untuk sabar melihat dan menunggu apa yang akan dilakukan oleh raksasa mesin pencari ini di masa mendatang. Yang jelas, minggu ini telah lahir babak baru dari fenomena Google. Kita memasuki fase di mana Google mendominasi persepsi kita dalam satu tahapan yang jarang kita alami – Googlemania secara serius menghujam kita, seperti halnya tulipmania menerpa Belanda pada era 1600-an. Kita tengah memasuki “gelembung” Google.

Tidaklah mudah untuk melihat apa yang ada di benak para petinggi Google, atau ke mana arahnya. Akan berupa sistem operasi? Namun yang bisa dilihat dengan mudah pada minggu-minggu sekarang ini adalah, bahwa paling tidak saat ini Google telah menjadi yang terdepan dari siapa pun, dimana Microsoft mesti mengeluarkan banyak hal yang dimilikinya untuk menandingi Google.

Sumber : David DeJean’s Blog

~ oleh zenziko pada Agustus 8, 2011.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: